INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Sebanyak 2.333 mustahik di Kabupaten Indramayu menerima manfaat dana Baznas senilai Rp1.374.000.000.

Pendistribusian pemanfaatan dana Baznas diserahkan langsung Bupati Indramayu Nina Agustina, Rabu (25/10/2023) di Pendopo Indramayu.

Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri menjelaskan, pemanfaatan dana Baznas sebesar Rp1, 374.000.000 tersebut diperuntukan bagi bantuan siswa/siswi dan guru/TU sebesar Rp1.159.500.000,- bantuan bagi penyandang disabilitas sebesar Rp14.500.000,- dan bantuan rehab rumah tidak layak huni (rutilahu) sebesar Rp200.000.000,-.

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, pendistribusian dana Baznas ini merupakan upaya pertanggungjawaban kepada publik yang telah menyerahkan zakat, infak, dan shadaqahnya kepada Baznas Kabupaten Indramayu.

Pengelolaan dana Baznas yang makin baik ini tidak terlepas dari kolaborasi dan koordinasi yang dilakukan Baznas dan pemerintah daerah untuk berupaya agar dana ZIS dapat dioptimalkan.

Pemanfaatan dana ZIS ini diharapkan dapat menekan angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan membantu memperkecil kesenjangan sosial sehingga mampu meningkatkan kepedulian sosial dan ukhuwah di antara masyarakat.

“Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Indramayu mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sangat luar biasa kepada Baznas karena telah mengadakan kegiatan yang penuh berkah ini, kita berkumpul dalam semangat kebersamaan dan kepedulian untuk menyerahkan dana ZIS. Acara ini bukan hanya sekadar penyerahan, melainkan juga sebuah kepedulian dan kasih sayang kita terhadap sesama,” Tegas Nina.

Salah seorang penerima manfaat rehab Rutilahu dari Desa Cantigi Wetan, Tarkudi mengatakan, pihaknya merasa bersyukur karena menerima dana untuk rehab rumahnya. Rumah yang selama ini kondisinya kurang layak, dengan adanya bantuan ini diharapkan makin layak untuk dijadikan tempat tinggal.

“Alhamdulillah matur kesuwun ibu bupati ibu Nina sareng Baznas ingkang sampun nyukani bantuan kangge mberesi griya kula, mugi-mugia barokah,” kata Tarkudi. (Ucup Supriyatno)