PURWAKARTA, (nusantaraindonesia.id),- Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga di malam puncak Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-55 dan Kota Purwakarta ke-192 pada Sabtu, (05/08) malam, para wisatawan yang datang ke Purwakarta disuguhi jajanan tradisional dan modern yang di jajakan oleh para pedagang Wisata Kuliner Car Free Night.

 

Jajanan yang di sajikan oleh para pedagang di Wisata Kuliner tersebut seperti Sate Maranggi, Bakakak (ayam bakar khas sunda), dan makanan serta minuman siap saji lainnya. Jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) sebanyak 120 pelaku usaha. 


Bupati Anne juga menjelaskan, banyaknya para wisatawan yang menyaksikan Air Mancur Sri Baduga di prediksi akan membantu meningkatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif di Purwakarta.


"Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga bisa membantu menggerakan ekonomi rakyaat, para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Purwakarta, yang muaranya pada kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati Anne.


Selama dua kali pertunjukan air mancur  tersebut, pihak penyelenggara secara khusus menyediakan sedikitnya 6.000 tiket secara gratis.


Penyediaan tiket gratis itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang demikian antusias ikut memeriahkan berbagai rangkaian kegiatan perayaaan HUT Purwakarta.


Dari semua tiket gratis itu, 5.000 tiket disebar melalui Kantor Radio dan pusat oleh-oleh khas Purwakarta. Sedangkan 1.000 tiket lainnya bisa diperoleh secara online melalui aplikasi Ogan Lopian milik Pemkab Purwakarta.


Atraksi air mancur bergoyang itu ternyata banyak dihadiri pengunjung dari berbagai derah, seperti Karawang, Subang, Bekasi, Bandung bahkan dari Jakarta dan daerah lainnya.


Radi (28) wisatawan asal Kabupaten Bekasi mengaku takjub dengan pertunjukan Air Mancur Sri Baduga. Pihaknya mengaku selama ini bisa melihat pertunjukan di platform media seperti Youtube dan Instagram.


"Dari dulu saya sangat penasaran dengan pertunjukan ini, hanya bisa melihat dari platform media sosial. Tapi kalau melihat langsung ternyata lebih bagus dan tentunya lebih keren," ujarnya.


Hal senada juga di ungkapkan wisatawan asal Kabupaten Bandung, Widia (22). Dia datang bersama ketiga temannya setelah mendapatkan tiket secara online melalui aplikasi Ogan Lopian.


"Pertunjukannya sangat megah dan spektakuler. Bukan hanya pertunjukan Air Mancurnya, tapi suasanya juga bikin betah. Lagu-lagu daerah yang menjadi instrumen yang cocok dipadukan dengan air yang menari. Pokoknya tidak nyesel datang ke Purwakarta," ujar Widia dengan penuh ceria. (Al Ihza Mahendra/ NI)