INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- HUT RI ke-78 dirayakan hampir seluruh kalangan dengan penuh suka cita. Perlombaan pun banyak digelar untuk memeriahkan suasana.


Hal itu juga dilakukan oleh masyarakat Blok Sukamulya Desa Benda Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu di Hari Kemerdekaan RI ke-78 tahun 2023. 


Mulai dari lomba hias sepeda untuk kegiatan sepeda santai, lomba krupuk, lomba kelereng, lomba joget jeruk, pentung kendi, balap karung helm dengan berjongkok dan lomba lainnya.


Tidak hanya kalangan anak-anak, sebagian besar ibu-ibu juga mengikuti perlombaan yang diadakan masyarakat setempat dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-78.



Yang sangat menarik perhatian masyarakat setempat saat menyaksikan perlombaan 17-an saat ibu-ibu mengikuti lomba balap karung helm dengan berjongkok. 


Untuk mencapai garis finish yang ditentukan, sejumlah ibu rumah tangga mempunyai trik dan caranya masing-masing. Kocaknya salah seorang peserta bergulingan untuk mencapai garis finish.


Peserta terlihat sudah lengkap mengenakan karung dan juga helm di kepalanya. Disaat perlombaan dimulai, peserta lomba pun mulai melompat.


Namun saat sampai garis awal yang ditentukan untuk putar balik ke garis finish, salah satu peserta lomba sempat terguling yang tanpa disengaja.


Usai terguling, akhirnya ia melanjutkan pertandingan balap karung dengan cara uniknya. Bukan lagi melompat seperti peserta lainnya, ia lebih memilih untuk menggulingkan dirinya.


"Enggak sia-sia juga saat tidak sengaja terguling dan menggulingkan diri sampai finish," sumringahnya usai memenangkan lomba.



Keseruan lainnya juga terjadi di lomba ambil receh di buah pepaya yang dibaluri dengan coklat. 


Peserta berlomba-lomba memperebutkan uang receh yang sudah disediakan menancap di buah pepaya. Mereka tidak dibolehkan mengambil dengan tangan dan diharuskan merebut uang receh tersebut dengan mulutnya.


"Dapat Rp7500 lumayan buat jajan," ucap Wahyu salah seorang peserta lomba.


Hal serupa juga didapatkan peserta lainnya. Nanda dan Shiva bekerjasama saat memperebutkan uang receh di buah pepaya dan berhasil mendapatkan Rp30 ribu.


"Seru! kerjasama yang saling menguntungkan. Hasilnya lumayan dapat banyak," ucap Nanda.



Sementara perlombaan lainnya juga tak kalah seru. Yakni lomba memindahkan air dari satu peserta ke peserta lainnya yang berada di belakang.


Lomba tersebut di bagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok terdapat empat peserta untuk saling kerjasama memindahkan air agar bisa terkumpul banyak di peserta yang paling belakang.


Uniknya, cara memindahkan air dari peserta pertama ke peserta lainnya sampai ke peserta terakhir, dipindahkan dari atas kepala. Peserta yang berada di belakangnya harus mampu menjaga air tersebut agar tertampung disebuah wadah yang sudah disediakan.


Bagi kelompok yang mampu mengumpulkan air terbanyak di peserta akhir pada kelompok tersebut, dinyatakan menang. (Abdul Jaelani/ NI)