INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesian (RI), Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Indramayu mengadakan Seminar dengan tema ” Peran Wanita Dalam Mengisi Kemerdekaan” yang berlangsung di Aula Bjb Cabang Indramayu, Selasa (15/8/2023).


Dalam seminar ini dihadiri Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A) Kabupaten Indramayu Opik Hidayat yang dalam hal ini mewakili Bupati Indramayu Nina Agustina.


Plt. Kepala Disduk-P3A Kabupaten Indramayu Opik Hidayat menyampaikan, pesan dan arahan dari Bupati Indramayu Nina Agustina yang meminta jajaran GOW Indramayu untuk mampu mengaplikasikan peran sertanya dalam mewujudkan program pembangunan daerah terutama dalam kesetaraan gender.


“Sebagaimana pesan Ibu Bupati Indramayu Nina Agustina, keberadaan GOW Indramayu dapat mengoptimalkan keterlibatannya dalam menjalankan program. Jadi setiap event itu GOW Indramayu bisa tampil. Demi eksistensi GOW Indramayu kepada masyarakat dalam menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Indramayu,” katanya.


Salah satu keterlibatan GOW Indramayu yang dapat dilakukan adalah keikutsertaan dalam program BSMSS yang setiap tahun diprakarsai jajaran TNI. Menurut Opik, GOW Indramayu bisa memberikan program pemberdayaan masyarakat khususnya kepada perempuan baik pelatihan kecantikan maupun peningkatakan SDM masyarakat Indramayu.


Hal ini menjadi wujud tercapai Keberadaan GOW Indramayu sebagai gabungan organisasi dalam rangka menggalang kesatuan dan persatuan serta mendukung dan saling kerjasama untuk kesamaan gender guna mencapai di semua segi kehidupan baik sektor pendidikan, SDM maupun peningkatan ekonomi terutama pada kaum wanita.


Ketua BKOW Jawa Barat Euis Siti Juleha menyampaikan yang sama bahwasanya, pada momentum HUT ke-78 RI sosok perempuan harus memiliki pola pikir yang merdeka.


“Sebagaimana dimaksud perempuan merdeka adalah ketika perempuan mengambil keputusan tidak terpengaruh orang lain, membebaskan dari segi kekerasan dan bebas berpatisipasi tanpa tekanan dari pihak manapun,” ungkapnya.


Sementara Ketua GOW Indramayu Hanifah Handayani mengatakan, perempuan sebagai makhluk sosial yang diciptakan mempunyai sifat kelemahlembutan, maka sudah selayknya perempuan memiliki jiwa juang yang tinggi seperti yang dilakukan tokoh nasional Indonesia terdahulu baik RA Kartini maupun Nyi Endang Dharma Ayu.


Sehingga diharapkan Ketua GOW Indramayu Hanifah Handayani, pada momentum HUT ke-78 RI peran perempuan di Kabupaten Indramayu harus berfikir merdeka sehingga tak kembali dipandang sebelah mata.


“Sekarang usia Negara Indonesia yang sudah genap 78 Tahun tentu sudah cukup menua. Oleh karena itu wanita-wanita Indonesia khususnya di Kabupaten Indramayu harus lebih maju dan menyatakan siap menghadapi tantangan kedepan,” pungkasnya.


Seminar yang dihadiri 100 peserta dari perwakilan 40 organisasi wanita se-Kabupaten Indramayu ini, menghadirkan narasumber Enterpreneurship sekaligus Tokoh Nasional dan Motivator Dewi Motik Pramono dan Enterpreneur atau Pengusaha Wanita Ternama yakni Santi Mia Sipan. (Narto/ NI)