INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Tim Manajemen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan melakukan visitasi ke lokasi Mitra Binaan Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Kelompok Mangoes Center - Perumahan Bumi Patra, Kedai Kopi Teman Istimewa - Indramayu dan Workshop Wiralodra - Balongan.


Hadir mengikuti kegiatan yang perjalanannya dilakukan dengan bersepeda ini diantaranya Pjs. General Manager PT KPI Unit VI Balongan Wahyu Sulistyo Wibowo, SMOM Iwan Kurniawan dan Tim Manajemen serta perwakilan pekerja.


Mengawali kegiatan visitasi, kunjungan pertama dilakukan ke Kelompok Mangoes Center yang bertempat di Perumahan Bumi Patra. Mangoes Center merupakan tempat budidaya mangga berbagai varietas  melalui penanaman 850 pohon Mangga Agrimania, 270 pohon mangga berbagai varietas, dan 510 pohon dari 33 jenis tanaman langka. Dengan keragaman tersebut Mangoes Center dapat menyerap karbon sebesar 790,79  kg.


Melalui inovasi tersebut belum lama ini RU VI berhasil meraih penghargaan internasional yaitu CSR Winner of Community Service atas program Social Development Responses to Climate Change and Environmental Challenges in Development of Biodiversity Park and Mangoes Center di London, United Kingdom (16/6/2023).


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Kedai Kopi Teman Istimewa yang berada di daerah Lemahmekar, Indramayu. Kedai kopi ini merupakan tempat yang sangat istimewa, karena bukan hanya sebagai kedai kopi, namun kedai ini mempunyai arti lebih untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang berasal dari  SLB B Mutiara Hati.


Barista Kedai Kopi Teman Istimewa ini merupakan siswa-siswi dan alumni SLB B Mutiara Hati yang sebelumnya telah memperoleh pelatihan pembuatan kopi melalui program Pemberdayaan Inklusi Teman Istimewa (Perintis).


Tour Mitra Binaan kemudian diakhiri dengan mengunjungi kelompok Wilayah Masyarakat Pengelola Daur Ulang Sampah (Wiralodra) di Desa Balongan. Kelompok Wiralodra ini merupakan kelompok masyarakat yang berfokus pada penanggulangan masalah lingkungan melalui pengelolaan sampah organik, anorganik dan cair secara terpadu.


Oleh kelompok Wiralodra sampah organik dilakukan biokonversi menggunakan Maggot melalui Black Soldier Fly (BSF) dimana Maggot BSF kaya akan protein sehingga memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Sedangkan sampah anorganik diolah menjadi kreasi kerajinan tangan bernilai ekonomi.


Pjs. General Manager PT KPI Unit VI Balongan Wahyu Sulistyo Wibowo mengatakan turut bangga atas keberhasilan rekan - rekan Mitra Binaan dalam mengembangkan diri ataupun berinovasi mengembangkan potensi daerahnya.


"Pertamina RU VI akan terus mendukung kemajuan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan melalui program TJSL yang kami jalankan", kata Wahyu. Lebih jauh Wahyu mendorong agar Mitra Binaan dapat terus berkembang dan menyebarkan manfaat serta ilmu dan pengetahuan di lingkungan sekitarnya.


Dikesempatan yang sama Area Manager Communication, Relation & CSR M. Zulkifli menjelaskan keberhasilan program TJSL yang dijalankan Pertamina RU VI tersebut merupakan bukti nyata dari kesungguhan pemberdayaan masyarakat disekitar wilayah operasi RU VI Balongan.


"Kami berharap melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan semakin banyak masyarakat yang tumbuh bersama kemajuan kilang RU VI Balongan", harap Zul.


Sementara itu Azkiah salah satu barista dengan bahasa isyarat  mengungkapkan rasa terima kasih yang besar atas perhatian yang sudah diberikan oleh RU VI. Melalui pembimbingnya Azkiah bersama rekan-rekannya bersyukur karena diberi kesempatan berwirausaha. (Abdul Jaelani/ NI)