Jakarta, ( nusantaraindonesia.id),- Hari ini, 21 Juli 2023 sebanyak 7.760 jemaah gelombang II tergabung dalam 20 kloter pulang ke Tanah Air dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.


Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengingatkan jemaah bahwa otoritas penerbangan menetapkan batas maksimal berat koper bagasi hanya 32kg. “Karenanya, dua hari jelang kepulangan PPIH melakukan penimbangan koper bagasi di hotel masing-masing jemah,” terang Juru Bicara PPIH Pusat Akhmad Fauzin dalam keterangan persnya di Media Center Haji (MCH) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.


Selain melakukan penimbangan koper, PPIH terus mengimbau jemaah agar tidak membawa barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan, termasuk air zamzam yang dikemas dalam botol.


“Pihak otoritas penerbangan akan membongkar koper tersebut bila ditemukan barang bawaan yang dilarang dibawa jemaah selama penerbangan,” sambung Fauzin, Jumat (21/07/2023)


Pada fase kepulangan jemaah, Fauzin menyampaikan, hingga tanggal 20 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jemaah haji yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 115.134 orang, tergabung dalam 300 kelompok terbang (kloter).


“Sementara jumlah jemaah Gelombang II yang diberangkatkan dari Makkah ke Madinah untuk melaksanakan Arbain berjumlah 6.359 orang tergabung dalam 17 kloter. Hingga sampai dengan tanggal 20 Juli 2023 pukul 24.00 Wib sebanyak 73.567 jemaah yang tergabung dalam 194 kloter telah menempati hotel di Madinah yang disiapkan PPIH,” ujar dia.


Rencana keberangkatan Jemaah dan petugas dari Tanah Suci ke Tanah Air besok, 22 Juli 2023 berjumlah 7.661 orang atau 22 kloter dengan rincian sebagai berikut :

1) Debarkasi Solo (SOC) 56 sebanyak 360 orang
2) Debarkasi Medan (KNO) 18 sebanyak 360 orang
3) Debarkasi Solo (SOC) 57 sebanyak 360 orang
4) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 47 sebanyak 480 orang
5) Debarkasi Lombok (LOP) 4 sebanyak 393 orang
6) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) 49 sebanyak 400 orang
7) Debarkasi Makassar (UPG) 25 sebanyak 393 orang
8) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 47 sebanyak 393 orang
9) Debarkasi Solo (SOC) 58 sebanyak 360 orang
10) Debarkasi Banjarmasin (BDJ) 10 sebanyak 328 orang
11) Debarkasi Batam (BTH) 22 sebanyak 374 orang
12) Debarkasi Palembang (PLM) 14 sebanyak 360 orang
13) Debarkasi Surabaya (SUB) 48 sebanyak 450 orang
14) Debarkasi Surabaya (SUB) 49 sebanyak 450 orang
15) Debarkasi Balikpapan (BPN) 12 sebanyak 299 orang
16) Debarkasi Solo (SOC) 59 sebanyak 360 orang
17) Debarkasi Surabaya (SUB) 51 sebanyak 400 orang
18) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 48 sebanyak 393 orang
19) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) 52 sebanyak 374 orang; dan
20) Debarkasi Kertajati (KJT) 15 sebanyak 374 orang


“Jemaah yang wafat hingga tanggal 20 Juli 2023 pukul 24.00 Wib sebanyak 695 orang,” katanya.


Ia menambahkan, jemaah yang dirawat di RSAS Jeddah sebanyak 18 orang. Jemaah sakit yang dirujuk di Madinah sebanyak 106 orang, dengan rincian: Rawat jalan di KKHI sebanyak 38 orang; Rawat inap di KKHI sebanyak 27 orang; dan Rawat inap di RSAS sebanyak 41 orang.


“Dan jemaah sakit yang dirujuk di Makkah sebanyak 172 orang, dengan rincian: Rawat jalan di KKHI sebanyak 5 orang; Rawat inap di KKHI sebanyak 59 orang; dan Rawat inap di RSAS sebanyak 108 orang,” pungkasnya. (Khaerul Imam/ NI)