INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Sejak Tahun 2017, Kemkominfo RI terus melakukan komunikasi publik secara luas dan besar di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Indramayu dalam mensukseskan program pemerintah, termasuk program penurunan stunting saat ini.


Hal itu disampaikan Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga pada Disduk-P3AKB Kabupaten Indramayu, Agung Rahayu pada pertemuan Ganbest Talk (Gizi Seimbang, Bekal Orang Tua Pahami Tumbuh Kembang) bersama para mahasiswa perwakilan se-Indramayu di Hotel Trisula. Kamis 20 Juli 2023.


Agung Rahayu mengatakan, para mahasiswa di Kota Mangga diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dan orang tua agar tetap menjaga asupan gizi yang seimbang pada buah hatinya guna berperan penting dalam proses pembangunan daerah di masa mendatang.


Menurutnya, edukasi terkait informasi penurunan stunting ini bisa menjadi bekal berharga di masa yang akan datang baik bagi orang tua maupun remaja di Kota Mangga.


"Dengan mengetahui tentang stunting, para remaja dapat membantu edukasi masyarakat hingga di masa depan mereka dapat memberi perhatian terhadap gizi anak-anak mereka," tambahnya.


Agung Rahayu berharap agar informasi mengenai pencegahan stunting dapat disebarkan secara luas.


"Kami juga berharap, informasi ini tidak berhenti disini saja. Tetapi disebarkan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat secara luas," lanjutnya.


Dipaparkan Agung Rahayu, prof penurunan stunting di Kabupaten Indramayu terus dilakukan secara konferensi salah satu upaya adalah melalui program Orang Tua Asuh Sunting yang dicetuskan Bupati Indramayu Nina Agustina.


“Di Indramayu sendiri juga ada program daerah yang dicetuskan Bupati Nina, yaitu program Orang Tua Asuh Stunting sehingga program tersebut juga dapat mewujudkan Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat). (Saimin/ NI)