INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Tim Percepatan dan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Indramayu guna menurunkan angka stunting di Kabupaten Indramayu.

Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Indramayu Aep Surahman menyampaikan, melalui peningkatan koordinasi antar stakeholder serta pengembangan ragam inovasi yang dilakukan oleh TPPS, diharapkan capaian target penurunan stunting di Kabupaten Indramayu dapat sesuai dengan target yang diharapkan oleh TPPS Provinsi dan Pusat.

“Koordinasi yang baik antar stakeholder merupakan salah satu langkah yang harus terus ditingkatkan, dikarenakan stunting ini merupakan permasalahan bersama dimana tidak hanya peran tenaga kesehatan diperlukan, namun juga unsur lain harus terlibat dalam penurunan stunting ini,” ungkapnya.

Hal tersebut disampaikan, Pj. Sekda Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, usai mengikuti kegiatan Penilaian Kinerja (PK) terhadap Pelaksanaan 8 (delapan) Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di tingkat kabupaten/kota yang digelar oleh Bappeda Provinsi Jawa Barat secara daring di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Indramayu, Selasa (4/7/2023).

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Indramayu, dr. Deden Bonni Koswara memaparkan, tim TPPS Kabupaten Indramayu telah melaksanakan 8 aksi konvergensi stunting secara maksimal sesuai dengan arahan pemerintah pusat mulai dari aksi 1 hingga aksi 8.

Namun demikian, dikatakan dr. Deden, pelaksanaan aksi konvergensi tersebut harus terus ditingkatkan dimana perlu kerja keras semua OPD serta memperkuat inovasi sehingga langkah yang dilaksanakan dapat efektif untuk menurunkan angka stunting. 

“Kami terus berupaya melakukan peningkatan dan perbaikan sehingga penurunan angka stunting sesuai target ini dapat segera tercapai inovasi yang ada saat ini seperti Gerakan Penurunan Stunting Indramayu Terpadu (Gesit), Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan inovasi lainnya harus diperkuat lagi," paparnya.

Lebih lanjut dr. Deden menjelaskan, melalui kegiatan penilaian kinerja ini diharapkan aksi konvergensi yang telah dilakukan oleh Pemkab Indramayu ter evaluasi dengan baik sehingga bila masih terdapat kekurangan pada aspek-aspek tertentu dapat dilakukan perbaikan di kemudian hari.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim TPPS Provinsi Jawa Barat, masukan dan hasil evaluasi yang telah dilakukan menjadi bahan perbaikan bagi kami untuk meningkatkan apa-apa saja yang memang dirasa belum maksimal,” pungkasnya. (Ucup Supriyatno/ NI)