JAKARTA, (nusantaraindonesia.id),- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo akan memfasilitasi pembalap Mario Aji untuk mendapatkan motor latihan 600cc. Menpora Dito akan berkolaborasi dengan pihak swasta untuk mendongkrak prestasi Mario diajang Grand Prix Moto3 2023. 


Demikian disampaikan Menpora Dito kepada wartawan di Media Center Kemenpora, Jakarta, Jumat (28/7). Menpora Dito tak merinci pihak swasta yng akan berkolaborasi tersebut. Hanya saja nanti akan disampaikan lebih lanjut. 


“Memang ada beberapa kebutuhan untuk mendorong progres Mario Aji dalam kariernya di Moto3. Kemenpora akan merangkul agar bagaimana memastikan Mario dapat motor latihan 600cc. Kita kolaborasi dengan pihak swasta untuk hal itu,” kata Menpora Dito.


Menpora Dito menyampaikan, Mario rencananya akan melakukan latihan dengan motor 600cc di Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada November 2023 mendatang. Latihan itu sebagai persiapan untuk menyambut musim depan. 


“Kita tahu Mario ini adalah satu-satunya pembalap Indonesia yang mampu meraih poin di Moto3. Dia membuat sejarah dan semoga kariernya bisa bagus dan naik level,” ucap Menpora Dito. 


Disamping itu, Menpora Dito bilang dalam perjalanan rider Tanah Air di level internasional kadang-kadang mengalami kendala. Misalnya dalam hal visa. Oleh karenanya, Menpora Dito menegaskan pihaknya siap untuk membantu guna kelancaran atlet meraih prrstasi. 


“Dalam perjalanan series kejuaraan motor itu kadang ada kesulitan dalam pengaturan visa. Saya sampaikan dimana pun dan kapan pun kami siap berkoordinasi dengan Kemenlu atau juga kedutaan negara. Jika ada keharusan jaminan rekomendasi, Kemenpora siap untuk itu,” terang Menpora Dito. 


Dikesempatan yang sama, Mario Aji menyampaikan terima kasih atas dukungan Menpora Dito yang akan mengupayakan motor latihan 600cc. Dia bilang motor itu sangat dibutuhkan untuk persiapan musim selanjutnya. 


“Terima kasih atas dukungan pak Menpora. Mohon doa dan dukungannya semoga saya bisa mengukir sejarah dan sukses serta membuat bangga Indonesia,” jelas Mario. (Maulana Yusuf/ NI)