INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- PT Kilang Pertamina Internasional (KPI)  Unit VI Balongan  menggelar acara do'a bersama dan santunan kepada 50 anak yatim di sekitar kilang.


Kegiatan dilangsungkan di Masjid Alkautsar, area Kilang yang diikuti oleh Tim Manajemen, Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Balongan (SP-PBB), Pekerja, Mitra Kerja dan Kontraktor.


Acara tersebut diselenggarakan sebagai salah satu bentuk ikhtiar dalam mencapai kelancaran pelaksanaan pekerjaan stop Unit NPU dan CoA Penex di Kilang Pertamina RU VI Balongan yang akan dilaksanakan selama 16 hari kedepan.


Dijelaskan Pjs. General Manager RU VI Iwan Kurniawan bahwa pekerjaan stop NPU dan CoA Penex merupakan kategori pekerjaan yang secara umum memiliki kategori pekerjaan high risk.


"Terkhusus kepada direksi pekerjaan dan kontraktor pelaksana, saya ingatkan agar benar-benar memperhatikan aspek keselamatan", kata Iwan.


Pastikan alat yang digunakan bekerja dengan baik, SIKA dan JSA yang sesuai semua sudah dipersiapkan dan dikomunikasikan lewat toolbox meeting, APD sesuai standar, alat proteksi sudah pada tempatnya, komunikasikan jika ada keadaan tidak aman, perhatikan GHK dan kerapian area kerja dan tentu awali dengan berdo'a, lanjut Iwan.


"Semoga Allah SWT meridhoi ikhtiar kita dan senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia serta diberikan kelancaran dalam melaksanakan pekerjaan stop NPU dan CoA Penex", harapnya.


Acara do'a tersebut mendatangkan Ustad KH. Amani Lutfie, M.Ag dari Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlotul Mubtadiin (Ponpes Namu) Desa Pekandangan Jaya Kecamatan/ Kabupaten Indramayu sebagai pemimpin do'a dan pengisi tausiyah.


Diakhir kegiatan kemudian para pekerja bersama anak yatim yang hadir melaksanakan do'a bersama memohon kelancaran pekerjaan dan semua pekerjanya mendapatkan perlindungan dan keselamatan.


Sementara itu, Area Manager Communication, relation & CSR RU VI M. Zulkifli menuturkan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) perusahaan kepada masyarakat sekitar. 


"Semoga masyarakat yang berada di sekitar kilang selalu dapat merasakan manfaat atas semua kebaikan serta dapat bersama-sama menjaga kondusifitas kegiatan produksi kilang RU VI Balongan", tutur Zulkifli. (Abdul Jaelani/ NI)