INDRAMAYU - Pesta Demokrasi Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak di Kabupaten Indramayu akan berlangsung pada 02 Juni 2021 mendatang yang diikuti 171 desa se-Kabupaten Indramayu. Sejumlah tokoh maupun incumbent di perkirakan akan meramaikan Pilwu serentak tersebut.

Salah satu tokoh muda kharismatik yang sudah tak asing adalah sosok Ahmad Fuadi, mantan Kuwu Desa Kedungwungu periode 2015-2021 yang habis masa jabatannya pada 14 Januari 2021 lalu, kembali mencalonkan diri dalam pemilihan kuwu (Pilwu) Desa Kedungwungu Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu.



Dibukanya tahapan pendaftaran Bakal Calon Kuwu oleh Panitia Pemilihan Kuwu (Panpilwu) Desa Kedungwungu pada 02-16 Maret 2021, dengan didampingi istrinya, Ahmad Fuadi secara resmi mendaftarkan kembali sebagai Bakal Calon Kuwu di sekretariat Panitia Pemilihan Kuwu (Panpilwu) Desa Kedungwungu yang bertempat di Kantor Desa setempat. Jumat, (12/03/2021). 

Pencalonan Ahmad Fuadi bukan tidak beralasan, niat baik, dorongan dan dukungan masyarakat serta para tokoh itulah yang menginspirasi tekad Ahmad Fuadi kembali maju di pilwu karena sejalan dengan visinya yakni menjadi pelayan penyelenggara Pemerintah Desa yang inovatif untuk mewujudkan masyarakat yang bermartabat dan sejahtera.

"Secara garis besar, niat baik, dorongan dan dukungan masyarakat serta para tokoh itulah saya maju kembali di Pilwu Desa Kedungwungu tahun 2021. Tentunya saya ingin melanjutkan estafet kepemimpinan dengan memaksimalkan program serta kinerja dari sebelumnya yang mungkin belum terlaksana atau perlu dikembangkan," ungkapnya.



Dalam misinya memimpin Desa Kedungwungu di masa mendatang, selain melanjutkan sejumlah programnya yang sudah berjalan, Ahmad Fuadi akan mengoptimalisasikan peran pemerintah desa dalam pelayanan kepada masyarakat, mengembangkan potensi yang ada dalam desa, memperkuat fungsi lembaga desa dan lembaga kemasyarakatan desa dan mengembangkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan potensi desa. 


"Semoga niat baik saya ini diterima masyarakat sehingga pada Pilwu yang akan digelar serentak pada 02 Juni 2021 nanti, saya dibantu dengan tulus oleh masyarakat dalam pemenangannya, serta Allah SWT meridhoi saya menjadi Kuwu Desa Kedungwungu tahun 2021-2027, Aamiin Ya Rabbal Alamin," harapnya.

Ahmad Fuadi pun berharap pada semua kandidat calon kuwu yang bertarung di 02 Juni 2021 mendatang, untuk menghindari politik uang. Sehingga, Pilwu di Desa Kedungwungu nantinya bisa menjadi contoh bagi daerah lain atau bahkan jadi tolak ukur dalam memberikan pelajaran politik yang sehat ke masyarakat pada pemilihan selanjutnya.


"Politik uang hanya akan mencederai pilwu yang notabene adalah pesta rakyat desa yang harus dijaga kemurniannya pada pilwu serentak tersebut," tutur lulusan Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) tahun 2018 ini.

Untuk itu, Ahmad Fuadi berharap, panitia pemilihan kuwu Desa Kedungwungu agar bersikap netral dalam perhelatan pilwu serentak 02 Juni 2021 mendatang.

"Mari kita sama-sama ciptakan kontestasi pilwu Desa Kedungwungu yang ramai, damai dan demokratis." Pungkasnya. (Redaksi)