INDRAMAYU - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu segera menyalurkan bantuan tunai dan non tunai bagi Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) yang terkena dampak pendemi Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

Kesiapan tersebut terungkap ketika berlangsung Rakor Evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19 yang berlangsung di Ruang Sekda Indramayu, Senin (06/04/2020) lalu.

Plt. Bupati Indramayu yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Taufik Hidayat menjelaskan, bantuan tunai dan non tunai ini merupakan program yang sudah direncanakan oleh Gubernur Jawa Barat yang akan didistribusikan untuk 27 kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat.

Bantuan tersebut harus diberikan kepada warga yang diluar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang di keluarkan oleh Kementerian Sosial RI.

"Penerima bantuan tunai dan non tunai dari Gubernur Jawa Barat ini bukanlah penerima PKH ataupun BPNT. Ini daftar penerima baru di luar program itu," tegas Taufik.

Taufik menambahkan, yang berhak menerima bantuan tersebut yakni orang yang berpenghasilan harian dengan 6 kriteria yakni pekerja di bidang perdagangan dan jasa dengan skala usaha mikro dan kecil ; pekerja di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan budidaya dan tangkap dengan skala usaha mikro dan kecil ; pekerja di bidang pariwisata skala mikro dan kecil ; pekerja di bidang transportasi skala usaha mikro dan kecil ; pekerja di bidang industri skala usaha mikro dan kecil ; dan penduduk yang bekerja sebagai pemulung.

Selanjutnya, bantuan yang akan diberikan tersebut bernilai 500 ribu per KRTS dengan rincian 350 ribu untuk sembako dan 150 ribu tunai dan akan diberikan selama 4 bulan.

Untuk bantuan sembako dengan besaran 350 ribu akan berisi beras 10 kg (128.000), makanan kaleng 2 kg (43.000), gula 1 kg (12.500), minyak 2 liter (22.000), terigu 1 kg (8.650), vitamin C 1 paket (97.450), dan mie instan 16 buah (38.400).

Taufik meyakini, dampak sosial dari penyebaran Covid-19 sangat luas. Untuk itu, selain bantuan dari pemerintah pusat, dan provinsi. Pemkab Indramayu segera melakukan langkah serupa dengan 'Gerakan  Kepedulian Dampak Sosial Covid-19' dengan pemberian paket sembako  yang saat ini tengah dihimpun melalui Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Indramayu.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Marsono mengatakan, Kabupaten Indramayu mendapatkan alokasi penerima bantuan sebanyak 23.680 kepala keluarga. Jumlah tersebut didapatkan setelah melakukan verivikasi dari 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Indramayu. 

(Redaksi)