BANDUNG, - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Bandung menyatakan hari ini diperkirakan akan terjadi angin kencang berkecepatan 36-46 kilometer per jam yang berdampak di wilayah Indonesia. Paparan angin tersebut ke arah Barat hingga Barat Laut di Jawa Barat.

Angin kencang itu dipicu terbentuknya dua siklon tropis di Australia Barat yang dinamakan Kelvin dan Timur Australia bernama Gita. Keberadaan siklon tropis Kelvin dan Gita itu didukung dengan banyaknya daerah belokan angin.

Prakirawan BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Jadi Hendarmin menuturkan, keberadaan siklon tropis Kelvin dan Gita bukan kategori ekstrem, hanya saja akan berdampak embusan angin yang cukup kencang.

"TC (Tropical Cyclone) yang ada sekarang ini lokasinya sangat jauh dari ekuator dan kepulauan Indonesia, kurang lebih berada pada posisi 20,5 derajat lintang selatan dan bergerak menjauhi lintang tersebut ke arah tenggara benua Australia. Sehingga tidak perlu khawatir dampak cuaca buruk akan melanda wilayah Tanah air," kata Jadi Hendarmin dalam keterangan tertulisnya, Bandung, Senin (19/02/2018).

Kecepatan angin di atas normal akibat siklon Kelvin dan Gita, berdampak pula pada pola hujan di wilayah Jawa Barat yang saat ini umumnya masih dalam musim hujan. Hujan terkadang turun dengan intensitas ringan sedang berdurasi singkat. Hal itu disebabkan awan hujan yang terbentuk akan buyar kembali oleh tiupan angin yang cukup kencang di lapisan atas.

Jadi, Hendarmin menjelaskan, faktor siklon tropis Kelvin dan Gita serta daerah belokan angin itu membentuk potensi pertumbuhan awan hujan di Selatan Jawa Barat. Namun, kelembapan udara yang cukup tinggi di lapisan atas menyebabkan pesatnya pertumbuhan awan hujan signifikan di Jawa Barat.

BMKG memperkirakan Jawa Barat akan diselimuti cuaca berawan dan berpotensi hujan ringan. Itu terjadi di sebagian wilayah Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Cirebon, Kuningan, dan Bogor.
Memasuki siang dan sore hari, diperkirakan terjadi hujan ringan di wilayah Kuningan, Cirebon, Majalengka, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar. Malam harinya berpotensi kondisi berawan dan hujan ringan di wilayah Bogor, Purwakarta, Bandung, Sukabumi, Cianjur, Garut. Hujan sedang akan turun di Kuningan, Cirebon, Sumedang, Majalengka, Ciamis, Banjar, Pangandaran, dan Tasikmalaya.

"Untuk dini hari nanti secara umum cuaca berawan. Tiga wilayah diperkirakan akan diguyur hujan ringan, yaitu Bekasi Utara, Sukabumi Selatan, dan Pangandaran. Untuk suhu sendiri berkisar di 19-31 derajat Celsius di Jawa Barat bagian Selatan dan Utara. Sementara untuk kelembapan udara mencapai 60-95 persen di dua kawasan tersebut," ujar Jadi.

Jadi menjelaskan untuk tinggi gelombang akibat angin kencang yang akan terjadi, diperkirakan mencapai 50 meter di perairan sebelah Utara Jawa Barat dan 1,5 hingga 2,5 meter di perairan sebelah selatan Jawa Barat.

BMKG menerbitkan peringatan dini soal waspada terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang, kilat serta petir di wilayah Kuningan, Cirebon, Majalengka dan Sumedang pada siang hingga menjelang dini hari. (Liputan6.com).