Longsor Tiga Kali Terjadi, Warga Bumi Ungu Rajapolah Desak Developer Bertanggung Jawab
TASIKMALAYA – Warga Perumahan Bumi Ungu, Dawuagung, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, mendesak pihak pengembang (developer) perumahan untuk segera mengambil tanggung jawab atas perbaikan konstruksi tebing dan saluran air.
Desakan ini mencuat setelah peristiwa longsor kembali terjadi pada Jumat (6/11/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB, yang tercatat sebagai kejadian untuk ketiga kalinya.
Kejadian berulang tersebut bermula dari tingginya debit air di saluran air kecil area persawahan di atas tebing yang belum dilapisi beton.
Saat hujan deras mengguyur, air keluar dari saluran hingga meruntuhkan tanah tebing ke bawah dan menutup akses jalan warga dari Blok H menuju kawasan belakang perumahan.
Meski tidak ada korban jiwa karena warga bertindak siaga, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam.
Warga menilai penanganan tidak boleh sebatas membersihkan material tanah yang menutupi akses jalan, melainkan membutuhkan penanganan permanen seperti pembenahan saluran air dan betonisasi tebing.
Masyarakat berharap pihak pengembang segera merespons dan melakukan pembenahan fasilitas pendukung tersebut. Pasalnya, jika tidak segera ditangani secara permanen, ancaman longsor susulan dikhawatirkan akan terus mengintai keselamatan dan mengganggu aktivitas warga Perumahan Bumi Ungu. (*)
Pewarta: M. Haifa Ilyas • Editor: Abdul Jaelani