Polsek Balongan Selidiki Teror Ranjau Besi Tajam Modifikasi di Jalur Utama Desa Majakerta
INDRAMAYU – Kepolisian Sektor Balongan Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat menyikapi temuan benda berbahaya berupa ranjau besi tajam yang sengaja ditebar oleh orang tak bertanggung jawab di jalur utama Desa Majakerta. Aksi meresahkan ini ditemukan tepat di turunan jembatan Desa Majakerta menuju Desa Tinumpuk, tepatnya di depan Pabrik Katalis, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.
Berdasarkan temuan di lapangan, ranjau yang digunakan merupakan besi tajam yang telah dimodifikasi secara khusus dengan dudukan plat besi di bagian bawah agar posisinya tetap berdiri tegak saat terlindas. Hingga saat ini, pihak kepolisian mencatat sedikitnya sudah ada tiga pengendara yang menjadi korban keganasan ranjau modifikasi tersebut.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Balongan AKP Dedi Wahyudi, menyatakan aksi ini sangat membahayakan nyawa warga dan penyelidikan kini tengah diintensifkan. Tim gabungan yang terdiri dari Unit Patroli, Intel, hingga Reskrim telah dikerahkan untuk menyisir lokasi dan mengejar pelaku.
"Fokus utama Polisi saat ini adalah mengungkap modus operandi serta menangkap dalang di balik aksi ini. Pelaku diduga menjalankan aksinya secara terencana pada jam-jam rawan, yakni antara pukul 23.30 hingga 00.15 WIB, dengan memanfaatkan kondisi jalanan yang sepi dan minim penerangan," tegas AKP Dedi Wahyudi.
Sebagai langkah antisipasi susulan, Polsek Balongan kini memperketat pengamanan dengan meningkatkan patroli rutin di sepanjang jalur Majakerta sampai ke Tinumpuk. Personel kepolisian juga ditempatkan di sejumlah titik yang dianggap rawan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas, terutama pada malam hari.
Kapolsek mengimbau agar masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan ekstra saat melintasi jalur tersebut. Pengendara diminta untuk segera melapor ke petugas terdekat atau menghubungi layanan Call Center 110 jika melihat benda mencurigakan atau orang dengan gerak-gerik aneh di pinggir jalan.
AKP Dedi Wahyudi menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja maksimal agar pelaku dapat segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sinergi antara kepolisian dan laporan cepat dari masyarakat diharapkan dapat segera mengakhiri teror ranjau yang mengancam keselamatan pengguna jalan tersebut. (*)