Menkop Ferry Joko Juliantono Tinjau Lahan Industri Perikanan Terintegrasi di Indramayu
INDRAMAYU – Pemerintah pusat bersama daerah terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Komitmen ini ditunjukkan melalui kunjungan kerja Menteri Koperasi (Menkop) Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, ke Kabupaten Indramayu pada Kamis (16/4).
Didampingi Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, Menkop Ferry meninjau sejumlah lahan di kawasan pesisir yang dinilai strategis untuk pengembangan industri perikanan terintegrasi berbasis koperasi. Lokasi yang dikunjungi meliputi Desa Parean Girang dan Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur.
Ferry menyampaikan bahwa lahan yang ditinjau memiliki luas bervariasi, mulai dari 20 hingga 60 hektare. Kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat industri perikanan terintegrasi yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung modern.
“Sinergi juga akan dilakukan dengan kampung nelayan merah putih dan program lainnya guna mendukung industri perikanan di Kabupaten Indramayu,” ungkap Ferry di sela peninjauan.
Selain pengembangan kawasan industri, Kemenkop juga merintis pembangunan 3 hingga 4 titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN). Fasilitas ini nantinya akan dilengkapi dengan cold storage (gudang pendingin) guna menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan serta mendukung aktivitas ekonomi di pesisir.
Mengenai skema pendanaan, Ferry menjelaskan bahwa seluruh program akan dijalankan melalui koperasi dengan dukungan Badan Layanan Umum (BLU), yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).
Sementara itu, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan komitmen penuh pemerintah daerah dalam menyukseskan rencana strategis tersebut. Pihaknya akan memastikan sinkronisasi data dan lokasi agar program tepat sasaran.
“Kami akan meninjau lokasi terlebih dahulu agar dapat disinkronkan, dengan semangat utama pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Peninjauan ini menjadi langkah konkret kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong transformasi ekonomi, sekaligus memperkuat posisi Indramayu sebagai salah satu sentra perikanan nasional. (*)
