INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Darul Maarif (DM) Tour telah resmi dibuka. Hal itu ditandai dengan digelarnya acara Grand Opening Darul Maarif Wisata di Graha Kesenian Yayasan Darul Maarif Kaplongan. Sabtu, (25/05/2024).

Perusahaan tersebut telah resmi menerima ijin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dari Kemenag RI.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu melalui Wahyudin mengatakan DMW ini merupakan salah satu perusahaan yang sudah memiliki lima pasti umrah.

"Lima pasti umrah itu harus diperhatikan biar (para calon jamaah umrah) tidak tertipu. Dan Darul Maarif Wisata (DMW) ini merupakan salah satu perusahaan yang sudah memilikinya. Baik Ijin Operasional, Jadwal Pemberangkatan yang jelas, Hotel dan pesawat yang sudah ditetapkan serta visa," terang Wahyudin.

Wahyudin juga mengajak untuk bersama-sama menyosialisasikan ke calon jamaah umrah ataupun calon jamaah haji terkait dengan lima pasti umrah.

"Lima pasti umrah ini harus disosialisasikan ke calon-calon jamaah umrah. Karena banyak jamaah umrah sudah sampai bandara tertolak tidak bisa berangkat karena tidak jelas," ujarnya.

Menurutnya, di Indramayu masih banyak oknum-oknum dan agen-agen yang memang mengatasnamakan travel tetapi belum memiliki lima pasti umrah.

"Mereka mengumpulkan jamaah tapi belum punya travel, itu banyak di kita. Jadi mereka daftar ke salah satu orang, dikumpulkan. Nanti sewaktu-waktu pindah ke travel ini travel itu jadi tidak ada ketetapan pt nya. Ketika ada masalah juga tidak ada tanggung jawabnya," ungkapnya.

Ia meyakini, keberadaan DMW yang memiliki fasilitas mumpuni ini kedepannya bisa maju pesat dan bisa membawa nama baik Kabupaten Indramayu.

"Mudah-mudahan DMW ini bisa menjadi contoh dan banyak jamaahnya serta semakin dipercaya oleh masyarakat khususnya indramayu. Mudah-mudahan juga (calon jamaah umrah) dari wilayah 3 cirebon bisa berangkat umrahnya melalui DMW," pungkasnya.

Sementara itu, Komisaris Utama DMW, H Dedi Wahidi menceritakan awal mulanya mendirikan perusahaan yang bergerak di biro perjalanan umrah. Selain karena kecewa dengan pengalaman pelayanan yang didapatkan di biro perjalanan saat berangkat umrah tiga tahun lalu, juga karena lamanya jadwal pemberangkatan menunaikan ibadah haji.

"Berangkat dari kekecewaan, maka DMW ini ada. Dan saya akan memberangkatkan jamaah umrah melalui travel DMW ini dengan mengedepankan kepuasan pelayanan," ujarnya.

Menurutnya, DMW ini tidak ada orientasi keuntungan melainkan untuk mengedepankan pelayanan.

"Saya tidak mau memberatkan jamaah, karena tujuannya memberikan pelayanan terbaik. Dari pada haji lama belum tentu kapan berangkatnya, ayo umrah saja." ajaknya. (Sofwan)