INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) NU Kaplongan menggelar Pawidya angkatan ke-XX tahun ajaran 2023/2024 yang berlangsung di GOR Darul Maarif Kaplongan Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu. Sabtu, (25/05/2024).

Hadir pada acara tersebut, Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Maarif Kaplongan H Dedi Wahidi bersama pengurus, Kepala SMK NU Kaplongan, Anggota DPRD terpilih, Kapolsek Karangampel, Danramil dan tamu undangan lainnya.

Kepala SMK NU Kaplongan, Tobroni MPd MSi mengatakan, Pawidya angkatan ke 20, SMK NU Kaplongan telah meluluskan 611 siswa.

"Selamat buat kalian yang telah lulus. Tapi ini bukanlah akhir dari segalanya. Kalian diharapkan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi, terlebih bagi yang belum mendapatkan pekerjaan," ujarnya.

Tobroni mengakui kalau jumlah siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi tahun ini ada 26 siswa. Meski demikian dirinya berharap, dari jumlah tersebut 10 persen dapat melanjutkan ke perguruan tinggi.

"Yang terdaftar untuk melanjutkan ke perguruan tinggi baru ada 26 siswa baik di negeri maupun swasta. Saya berharap mereka banyak yang melanjutkan ke perguruan tinggi, bahkan hingga S2 atau S3. Kemudian mereka bisa datang kembali ke kampus ini untuk mengabdi. Karena terus terang kita masih kesulitan mendapatkan tenaga pengajar dengan kompetensi minimal S2, sehingga banyak yang berasal dari luar daerah,” ungkapnya.

Meski demikian, lanjut Tobroni, sekitar 25 persen lulusan SMK NU Kaplongan tahun ini ternyata sudah diterima di sejumlah perusahaan dan industri. Seperti di Astra, Epson, dan sejumlah perusahaan lainnya.

"Ada juga beberapa anak yang diterima diberbagai macam perusahaan walaupun belum menerima ijazah ada 150 anak yang sudah diterima untuk bekerja," paparnya.

Sejumlah siswa SMK NU Kaplongan juga tengah magang di sejumlah negara seperti Jepang, Korea hingga Jerman.

"Mereka juga banyak yang magang ke Jepang, Korea dan Jerman. Anak-anak yang sudah bekerja diberbagai negara sudah banyak sekali. Apalagi kita bekerjasama dengan Hamaren, dimana mereka memfokuskan diri untuk belajar bahasa Jepang. Sehingga 5-6 bulan kemudian, anak-anak sudah bisa diberangkatkan ke berbagai perusahaan di Jepang," jelasnya.

Tobroni yang baru saja terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Bara 2024-2029 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), akan segera mengakhiri jabatannya sebagai Kepala SMK NU Kaplongan.

"Sehubungan tahun ini saya terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, mungkin tahun ini terakhir buat saya memimpin Lembaga SMK NU Kaplongan ini," tuturnya.

Dirinya berpesan kepada anak-anak SMK NU Kaplongan ini agar bisa menjaga nama baik almamater dimanapun berada dan bisa bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab serta jangan tinggalkan sholat lima waktu.

"Kepada generasi penerus yang akan datang semoga SMK NU Kaplongan semakin maju, jaya dan semakin bisa dipercaya oleh masyarakat maupun pemerintah." Pungkasnya. (Ade)