INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Malam Grand Final Pasanggiri Nok Nang Dermayu 2023 dengan tema “Muda Berprestasi Tiada Tara Menuju Indramayu Bermartabat” berlangsung meriah, di Aula Nyi Endang Dharma Ayu Unwir Indramayu, Kamis malam (10/8/2023).


Sebanyak 30 finalis silih berganti untuk unjuk kebolehan. Setelah melalui proses seleksi, keputusan mutlak dewan juri pun pada akhirnya memilih Wahyu Harjo dari Kecamatan Kecamatan Juntinyuat dan Chelsea Olivia Wijaya dari Kecamatan Haurgeulis sebagai Pinunjul atau Juara 1 Nok Nang Dermayu Tahun 2023.


Sementara Nok Nang Dermayu Wakil Siji 2023 adalah Nok Egisti dari Kecamatan Kedokanbunder dan Nang Lutfi dari Kecamatan Karangampel Kemudian, Nok Nang Dermayu Wakil Loro 2023 adalah Nok Friesca Kecamatan Indramayu dan Nang Dedi dari Kecamatan Indramayu.


Dalam amanatnya Bupati Nina Agustina menyampaikan, para finalis sudah berjuang dari berbagai proses mulai audisi hingga karantina selama 2 Minggu.


Menurutnya, menjadi sosok Nok Nang Dermayu tidak hanya harus berpenampilan menarik, namun juga memiliki wawasan untuk mengenal daerahnya secara menyeluruh.


Selain itu, harus memiliki rasa cinta serta semangat mendefinisikan diri untuk Kabupaten Indramayu.


Diharapkan Bupati Nina, upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam melaksanakan segala program pembangunan daerah maka perlu didukung dari para generasi muda, salah satunya Nok Nang Dermayu.


“Nok Nang Dermayu harus menjadi pionir dalam melestarikan budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif di Indramayu. Hal ini tentunya menjadi harapan demi terjaga dan meningkatnya eksistensi budaya Indramayu,” katanya.


Dengan memiliki sumber daya alam yang unggul mulai pertanian hingga perikanan, serta kekayaan warisan budaya leluhur salah satunya Batik Tulis Complongan maka perlu untuk diangkat produk asli daerah tersebut oleh Nok Nang Dermayu.


Termasuk Tenun Gedongan juga tak kalah penting perlu dipromosikan dan dilestarikan, bagaimana warisan leluhur Indramayu dahulu tetap menjadi ikon dan terjaga keberadaannya.


“Keberadaan Tenun Gedongan, saya harapkan dari kalian Nok Nang Dermayu harus mau belajar dan melestarikan. Karena bagaimanapun itu adalah aset,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan Pasanggiri Nok Nang Dermayu 2023 diharapkan para finalis sebagai duta di Kabupaten Indramayu dapat memperkenalkan pariwisata, budaya.


Di samping itu turut serta dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif dengan menggaet berbagai industri maupun usaha serta membantu membangun branding produk daerah.


“Jadilah role model pemuda pemudi dengan image anak muda yang berprestasi, unggul akademik maupun non akademik beretika serta berbudaya,” tandasnya.


Hal sama diungkapkan Kepala Disparra Kabupaten Indramayu Tri Nani R, bahwa mereka yang terpilih Nok Nang Dermayu 2023 bisa mengenalkan budaya dan kepribadian asli daerah serta mempromosikan budaya di kalangan masyarakat terutama pemuda khususnya pelajar dan mahasiswa.


Selanjutnya juga Nok Nang Dermayu 2023 yang terpilih dapat menjadi mitra kerja Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam rangka mempresentasikan citra positif Indramayu dari segala aspek, baik regional, nasional maupun internasional.  (Ucup Supriyatno/ NI)