INDRAMAYU, (nusantaraindonesia.id),- Patriot Desa yang merupakan salah satu program unggulan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) terus mendorong pemuda-pemudi penggerak lokal sebagai komunikator, integrator dan akselerator untuk dapat mengelola potensi yang ada di desa dalam dimensi sosial, ekonomi dan lingkungan.


Fayyaz Mumtaz Khairi Wardhana penggerak lokal Indramayu tepatnya berasal dari Desa Singaraja yang tergabung dalam patriot desa mendapat kesempatan untuk tampil menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) di salah satu hotel di Kabupaten Bandung pada Jumat, (11/8/2023) lalu.


Fayyaz yang juga merupakan Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Indramayu, memaparkan geliat aktivitas positif para pemuda Indramayu terutama dalam dunia usaha serta potensi luar biasa yang dimiliki Kabupaten Indramayu.


Menurutnya, potensi pariwisata dan juga ekonomi kreatif salahsatunya mangga gedong gincu serta berbagai produk olahannya menjadikan Indramayu memiliki ciri khas sebagai Kota Mangga Gedung Gincu yang dikenal publik merupakan aspek potensial yang dapat terus dikembangkan guna mendorong kemajuan daerah.


“Alhamdulillah saya bersyukur, memiliki kesempatan berbicara dan berbagi pengalaman terkait potensi yang dimiliki Indramayu di depan ratusan pemuda pemudi hebat Jawa Barat,” ungkap Fayyaz kepada Diskominfo Indramayu, Senin (14/8/2023).


Sementara itu, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengembangan Partisipasi Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Provinsi Jawa Barat, Lisa Avianty menyampaikan, kegiatan Rakor LKD yang diikuti oleh pemuda-pemudi Patriot Desa se-Jawa Barat tersebut merupakan ajang bertukar pikiran dan berbagi gagasan untuk kemajuan serta pemberdayaan pemuda pemudi desa di provinsi Jawa Barat.


Menurutnya, pemuda yang sarat akan berbagai inovasi dan terobosan menjadi aktor utama dalam menggali dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan perekonomian mulai dari tingkat desa.


“Kedepan ajang serupa akan kembali digelar, untuk terus menggali potensi anak muda di jawa barat sehingga dapat memajukan desa,” tandasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Staf Senior Pemberdayaan Masyarakat Desa (SSPMD) Patriot Desa Kabupaten Indramayu, Hilmi Hilmansyah menuturkan, dirinya sangat bersyukur dan bangga yang mana dari sekian banyak kabupaten/kota di Jawa Barat, Indramayu terpilih dan dipercaya sebagai narasumber dalam kegiatan Rakor LKD se-Jawa Barat tersebut. 


“Indramayu menjadi yang paling siap untuk menghadirkan penggeraknya, karena kemampuan dan kapasitas, saya yakin dan berani untuk merekomendasikan Fayyaz untuk menjadi narasumber hingga mampu tampil memukau dan menjadi inspirasi anak-anak muda di Jawa Barat,” tukasnya.


Melihat hal tersebut, dirinya mengajak kepada para penggerak lokal yang ada di Kabupaten Indramayu untuk dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki serta tidak ragu untuk tampil di hadapan publik dalam mempromosikan potensi tersebut.


“Saya yakin pemuda Indramayu hebat-hebat, oleh karenanya mari tunjukan potensi yang dimiliki sehingga dapat dikenal oleh masyarakat luas,” pungkasnya. (Saimin/ NI)